Welcome to DISKAPANG NTB Official Website

0370-623935

Berita

TTIC Hadir untuk mendukung Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan

ttic_ie_(4).jpg
Toko Tani Indonesia Centre (TTIC) merupakan Kegiatan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB sebagai upaya mendukung Pemerintah dalam Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan. TTIC konsisten hadir setiap minggu memeriahkan gelaran Inspiratif Expo di car free day jl. Udayana Kota Mataram. Kehadiran TTIC selain berpartisipasi memeriahkan Inspiratif Expo,  sekaligus untuk mendukung stabilitas pasokan dan harga dengan menyediakan pangan murah berkualitas. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB Ir. Hj. Budi Septiani mengatakan dengan hadir di Inspiratif Expo, TTIC sudah memiliki peminat yang sangat besar dan mendapat respon positif dari masyarakat. "Sebenarnya TTIC ini belum dilaunching, ini baru tahap pengenalan saja agar pada saat di launching nanti TTIC sudah melekat dihati masyarakat, kita juga akan ada TTIC mobile yang saat ini masih dalam proses dan akan segera dilaunching bersamaan dengan launching TTIC" ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB. Bahan kebutuhan pangan pokok yang disediakan merupakan bahan pangan yang berkualitas dengan harga dibawah harga pasar, Toko Tani Indonesia Centre bukan menjual, tapi menyediakan bahan pangan yang berkualitas dengan harga dibawah harga pasar, Insya Allah  kedepan TTIC akan punya cabang yang tersebar di 20 titik di Kota Mataram," imbuhnya. Adapun harga bahan kebutuhan pokok yang disediakan TTIC setiap minggunya berupa beras yang dengan harga Rp.8 ribu perkilogram, bawang merah Rp.23 ribu perkilogram, bawang putih Rp.20 ribu, cabe rawit Rp.26 ribu, Daging ayam Rp.36 ribu, Gula pasir Rp. 11.500 perkilogram, Minyak goreng Rp.11.500 perliter, telur Rp.38 ribu per satu tray, tomat Rp.4 ribu perkilogram, dan ikan nila Rp.26 ribu perkilogram. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga yang murah, setiap minggunya disediakan sekitar 3 ton beras dengan kualitas medium, 1 kwintal bawang merah, bawang putih 50 kilogram. Harga di TTIC murah karena komoditi diperoleh dari petani langsung sehingga dapat memutus rantai distribusi. Namun, masyarakat tidak dapat memperoleh produk pangan dalam jumlah besar atau secara borongan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat banyak.   Salah satu pelanggan setia TTIC Bu Siti mengatakan harga di TTIC jauh lebih murah dibanding harga pasar," Saya biasanya beli bahan kebutuhan pokok disini, bahkan tetangga saya ajak kesini karena harganya lebih murah, sekalian olahraga".