Welcome to DISKAPANG NTB Official Website

0370-623935

Berita

Rapat Sosialisasi Pengadaan Gabah dan Beras Dalam Negeri Tahun 2025

Rapat Sosialisasi Pengadaan Gabah dan Beras Dalam Negeri Tahun 2025
Kamis, 23 Januari 2025 - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat hadir pada Rapat Sosialisasi Pengadaan Gabah dan Beras Dalam Negeri Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Mataram  yang diwakili oleh AKP Ahli Muda Nurrahmaniah, SP, M.Si. Selain itu, turut hadir Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB yang diwakili oleh Lalu Mirza, perwakilan dari lembaga perbankan BRI, serta sejumlah tamu undangan dari Kelompok Tani (Poktan), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan berbagai stakeholder yang merupakan mitra Perum Bulog. Dalam paparannya, AKP Ahli Muda Nurrahmaniah, SP, M.Si., yang mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB, menyampaikan beberapa poin penting terkait program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahun 2025. Pemaparan tersebut meliputi mekanisme penyaluran cadangan pangan, regulasi terbaru yang menjadi dasar pelaksanaan program, serta langkah-langkah strategis yang diharapkan dapat memperkuat penyerapan gabah dan beras lokal. Beliau menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mendukung para petani lokal dalam meningkatkan produksi sekaligus memastikan ketersediaan cadangan pangan yang memadai. Hal ini selaras dengan visi NTB dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong optimalisasi penyerapan gabah dari petani lokal oleh Perum Bulog, sehingga dapat memenuhi target pengadaan gabah dan beras dalam negeri untuk tahun 2025. Dalam rapat ini, juga dibahas peran aktif lembaga perbankan dalam mendukung pembiayaan sektor pertanian, serta penguatan kerja sama dengan mitra-mitra strategis Bulog guna memastikan keberlanjutan program pengadaan pangan. Rapat Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi antar-stakeholder, khususnya Poktan, Gapoktan, dan mitra Bulog, untuk mendukung keberhasilan pengadaan pangan yang berkelanjutan. Pemerintah Provinsi NTB menaruh harapan besar agar upaya ini mampu memberikan manfaat maksimal bagi para petani lokal sekaligus memperkokoh ketahanan pangan di NTB. Acara ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, pertanyaan, dan usulan terkait pelaksanaan program pengadaan gabah dan beras. Semua masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan program di masa mendatang.