Welcome to DISKAPANG NTB Official Website

0370-623935

Berita

Rapat Koordinasi Persiapan Penyerapan Beras/Gabah oleh Bulog di Provinsi

Rapat Koordinasi Persiapan Penyerapan Beras/Gabah oleh Bulog di Provinsi
Rabu, 15 Januari 2025 Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, H. A. Azis, SH., MH., menghadiri rapat lanjutan persiapan penyerapan beras/gabah oleh Bulog di Provinsi NTB yang bertempat di Kantor Bulog Wilayah NTB. Rapat koordinasi ini dipimpin oleh Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian, H. Fathul Gani, didampingi oleh Pimpinan Wilayah Bulog NTB. Rapat turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas Perindustrian, Kabid Pangan Dinas Pertanian NTB, serta Kepala Cabang Bulog se-NTB melalui platform daring. Dalam pembukaan, Asisten II menyampaikan harapannya agar rapat ini dapat merumuskan strategi yang efektif untuk memaksimalkan serapan beras/gabah oleh Bulog. Pimpinan Wilayah Bulog NTB menjelaskan bahwa program pengadaan beras tahun 2025 merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari Asta Cita yang menegaskan bahwa Indonesia tidak akan melakukan impor beras apabila serapan produksi dalam negeri memadai. Kapasitas total gudang Bulog NTB saat ini mencapai 116.500 ton, dengan target serapan 70% pada musim tanam I. Bulog NTB pada tahun 2025 diberi tugas menyerap 350 ribu ton beras, namun saat ini tengah mengajukan penyesuaian target menjadi 200 ribu ton, sesuai dengan perkiraan produksi di NTB. Tantangan lain yang dihadapi adalah keterbatasan kapasitas gudang dengan kekurangan mencapai 165.641 ton. Arahan dan Tanggapan dari Peserta Rapat Asisten II: Menginstruksikan Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi, dan Dinas Perindustrian untuk menginventarisasi gudang di seluruh NTB yang dapat digunakan untuk penyimpanan. Kepala Dinas Perdagangan: Menyampaikan data terkini terkait gudang yang tersedia di NTB. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM: Menyatakan kesiapan mendata gudang KUD yang masih aktif dan potensial untuk digunakan. Kabid Pangan Dinas Pertanian: Menyampaikan bahwa data produksi yang disajikan memiliki deviasi sebesar 3%, namun sudah sesuai dengan perkiraan Dinas Pertanian NTB. Kepala Dinas Perindustrian: Menginformasikan bahwa terdapat total 600 unit penggilingan padi yang tersebar di seluruh NTB. Dinas Perdagangan: Diberikan penugasan khusus untuk mencari pembeli (buyer) potensial guna mendistribusikan hasil panen jagung keluar daerah. Kesimpulan Rapat Inventarisasi Sarana dan Prasarana: Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi, dan Dinas Perindustrian akan menginventarisasi gudang yang tersedia, termasuk penggilingan padi di NTB. Peningkatan Produksi: Dinas Pertanian diinstruksikan untuk mengupayakan pencapaian target produksi sesuai kebutuhan. Diversifikasi Pangan: Dinas Ketahanan Pangan diminta untuk menggiatkan program diversifikasi pangan guna meningkatkan serapan oleh Bulog. Penguatan Regulasi: Peraturan Gubernur tahun 2023 akan diterapkan secara lebih optimal untuk mendukung pelaksanaan program ini. Rapat ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk mendukung program pemerintah dalam memastikan ketahanan pangan di NTB serta menciptakan kemandirian pangan nasional.