Upaya Khusus (UPSUS) dalam pencapaian swasembada Pajale (padi,jagung,kedelai) yang menjadikan Provinsi NTB sebagai salah satu wilayah konsentrasinya menjadi perhatian khusus Menteri Pertanian, Dr. Andi Amran. Menteri Pertanian meninjau langsung perkembangan Upsus tersebut di Pulau Lombok dan Sumbawa pada tanggal 19-20 Agustus 2016. Setiba di Lombok International Airport, Menteri Pertanian bersama Asisten Teritorial KASAD, Wakil Gubernur NTB, Bupati Lombok Barat dan elemen pertanian Lombok Barat melakukan panen padi bersama secara mekanisasi yaitu menggunakan mesin combine harvester di Narmada - Lombok Barat. Di sela-sela panen raya, berlangsung diskusi bersama elemen pertanian didampingi Kepala Dinas Pertanian NTB dan Kepala Dinas Pertanian Lombok Barat. Menteri Pertanian dalam arahannya berharap hasil yang dicapai dalam Upaya Khusus selama ini di NTB memberikan kontribusi positif bagi petani dan stabilitas harga pangan. Hasil kerja nyata dan kerja keras tersebut dinilai oleh The Economist Intelligence Unit dan menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ketahanan pangan global (Global Food Security Index) tertinggi pada tahun 2016. Indonesia berhasil meningkat dari peringkat 74 menjadi 71 dari 113 negara. Khusus untuk Provinsi NTB, Menteri Pertanian mengapresiasi dengan memberikan bantuan traktor, mesin pompa air dan alat mesin pertanian lainnya untuk menggenjot produksi daerah. Agenda kerja Menteri Pertanian beserta rombongan selanjutnya mengikuti rapat koordinasi pangan bersama Gubernur NTB, Dr. TGH. Zainul Majdi dan elemen pertanian NTB terkait, kemudian melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Sumbawa .