Mataram, 24 Juli 2025 – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd, menghadiri Seminar Nasional Pascasarjana Universitas Mataram Tahun 2025 yang mengangkat tema “Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan untuk Ketahanan Pangan dan Teknologi”. Kegiatan berlangsung di Prime Park Hotel Mataram dan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Mataram, Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D.
Dalam sesi paparannya, Dr. Aidy Furqan menyampaikan sejumlah isu strategis daerah, terutama yang berkaitan dengan tantangan dan peluang dalam penguatan ketahanan pangan di NTB. Beberapa isu penting yang disorot antara lain:
-
Pengentasan kemiskinan ekstrem, yang masih menjadi fokus utama pembangunan daerah.
-
Penguatan sistem ketahanan pangan daerah, khususnya dalam menjamin ketersediaan dan akses pangan bagi seluruh lapisan masyarakat.
-
Pariwisata bertaraf internasional, sebagai bagian dari branding NTB sebagai destinasi wisata dunia.
Terkait komoditas utama, Kepala DKP NTB menyoroti dinamika beras dan jagung di NTB, yang memiliki peran strategis baik dari sisi produksi maupun konsumsi. Beliau menjelaskan perkembangan harga dan distribusi komoditas tersebut di beberapa pasar utama seperti Pasar Bertais, Pagesangan, dan Seketeng.
Dalam pemaparannya, disampaikan pula berbagai langkah konkret yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi NTB, termasuk:
-
Penguatan cadangan pangan pemerintah daerah.
-
Intervensi harga di pasar melalui operasi pasar dan distribusi pangan bersubsidi
Kepala Dinas juga menegaskan dukungannya terhadap program pengurangan food loss dan food waste yang tengah digalakkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas). Menurutnya, program ini menjadi bagian penting dari sistem pangan berkelanjutan sekaligus bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam pengelolaan sumber daya pangan.
Seminar ini menjadi wadah strategis untuk mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan pemerintah dalam merumuskan inovasi teknologi ramah lingkungan guna mendukung ketahanan pangan nasional yang tangguh dan adaptif terhadap tantangan global.