Welcome to DISKAPANG NTB Official Website

0370-623935

Berita

Kehadiran Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB dalam Pelantikan dan Pengukuhan Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Provinsi NTB serta Seminar Nasional Kebudayaan

Kehadiran Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB dalam Pelantikan dan Pengukuhan Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Provinsi NTB serta Seminar Nasional Kebudayaan

Mataram, 2 Juli 2025 – Mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat, perwakilan Dinas turut hadir dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Provinsi NTB dan Kabupaten/Kota se-NTB, yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional Kebudayaan. Acara ini dilaksanakan di Ballroom Islamic Center NTB dan dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal.

Dalam sambutan pembukanya, Gubernur NTB menegaskan pentingnya membangun karakter bangsa di tengah derasnya arus globalisasi. “Jika kita tidak punya karakter budaya yang kuat, maka sebentar lagi dari ujung timur sampai ujung barat kita akan menjadi satu jenis dan kehilangan warna-warna karena semua orang seragam,” tegas Gubernur.

Beliau menekankan bahwa karakter budaya merupakan kunci utama dalam membentuk identitas masyarakat. Oleh karena itu, KSBN diharapkan menjadi wadah pengembangan seni dan budaya di NTB, serta mampu memberikan ruang yang luas bagi seluruh suku yang ada di NTB untuk menampilkan kekayaan budaya asli masing-masing, tanpa harus meleburkan atau menyeragamkan dengan budaya lokal NTB.

“Saya berharap wajah NTB itu seperti wajah Ampenan, yang mencintai keberagaman dan menjadi rumah budaya tidak hanya kepada tiga budaya besar Sasak, Samawa, dan Mbojo, tetapi juga kepada suku-suku lainnya seperti Bali, Banjar, Melayu, Bugis, dan Bajo, sehingga mereka memiliki ruang yang utuh sebagaimana di daerah asalnya,” lanjut Gubernur.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah KSBN Provinsi NTB, TGH. Hazmi Hamzar, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar kehadiran KSBN di 10 kabupaten/kota se-NTB mampu menjadi jembatan penghubung antara para seniman dan tokoh agama. “Semoga para seniman budaya ini dapat menyatu dengan para tokoh agama, agar dapat berjalan bersama dan menciptakan warna-warna baru untuk NTB,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTB juga menginformasikan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi intensif dengan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Bapak Fadli Zon, terkait rencana pembentukan Balai Pelestarian Budaya NTB yang akan berdiri secara mandiri. NTB akan menjadi provinsi ke-7 yang memiliki balai pelestarian budaya sendiri, tidak lagi tergabung dengan Bali. “Agar kekayaan budaya yang ada di NTB tidak lagi dilihat dari kacamata kebudayaan Bali, melainkan dari kacamata budaya NTB itu sendiri,” pungkas Gubernur.

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB menyambut baik inisiatif ini sebagai bagian dari sinergi lintas sektor dalam menjaga ketahanan budaya dan jati diri daerah, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap ketahanan nasional secara menyeluruh.