Mataram, 13 Juni 2024 - Dalam rangka "Gerakan Selamatkan Pangan," Dinas Ketahanan Pangan melalui Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan mengadakan Sosialisasi Stop Boros Pangan kepada masyarakat umum. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Gerakan Pangan Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), bertempat di lapangan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pada acara sosialisasi tersebut, berbagai bahan promosi dibagikan oleh Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Bapak Tunggul Wiyatno, S.Hut. Sosialisasi ini merupakan salah satu upaya Dinas Ketahanan Pangan NTB untuk menurunkan kerawanan pangan dan gizi, serta mencegah terjadinya food waste dan food loss. Makanan yang telah melalui rantai pasok pangan hingga menjadi produk berkualitas baik dan layak konsumsi seringkali tidak dikonsumsi dan akhirnya terbuang. Hal ini menjadi perhatian penting dalam menghadapi ancaman krisis pangan dan masalah kerawanan pangan serta gizi yang masih menjadi tantangan yang harus diatasi. Menurut FAO, hingga akhir 2023, sekitar 970.000 jiwa di dunia berisiko mengalami kelaparan, dan sebanyak 3,1 miliar orang masih tidak mampu membeli makanan yang sehat dan layak. Oleh karena itu, sosialisasi Stop Boros Pangan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengurangi pemborosan pangan dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya pangan yang ada. Mari bersama-sama mendukung "Gerakan Selamatkan Pangan" untuk masa depan yang lebih baik dan ketahanan pangan yang lebih kuat.