Belakangan ini banyak muncul isu lingkungan berkaitan dengan sampah dan dampak negatif yang ditimbulkannya. Bukan hanya sampah plastik, keberadaan food waste atau sampah sisa makanan juga dapat berkontribusi penuh pada krisis lingkungan. Banyak dari kita yang mungkin tidak mengetahui bahwa selama kalian selesai makan, pasti ada saja sisa makanan yang tersisa dan terbuang. Sisa makanan tersebut akhirnya menjadi sampah yang menumpuk. Saat berbicara mengenai sampah, terutama di Indonesia, tentu saja kita sudah tidak asing lagi dengan istilah sampah makanan. Banyak orang menyebut sampah makanan ini dengan istilah food waste. Sampah makanan secara keseluruhan lebih tepatnya disebut sebagai food wastage. Terdapat dua istilah untuk menggambarkan food wastage, yaitu food loss dan food waste Food Loss adalah sampah makanan yang berasal dari bahan pangan seperti sayuran,buah-buahan atau makanan yang masih mentah namun sudah tidak bisa diolah menjadi makanan dan akhirnya dibuang begitu saja. Food loss menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan bahan makanan untuk memasak. Sedangkan Food Waste adalah sisa makanan yang terbuang sehingga menjadi sampah makanan. Sampah makanan tersebut adalah akumulasi food waste dari semua produk makanan yang tidak terserap konsumen. Food Waste mengacu pada makanan apapun yang dibuang meskipun masih dapat dikonsumsi, apakah itu disimpan di luar tanggal kadaluwarsa atau dibiarkan rusak. Food Waste mempengaruhi lingkungan dengan memperburuk konsumsi energi, penggunaan sumber daya, dan peningkatan kuantitas limbah yang dihasilkan sehingga menyebabkan masalah sosial dan lingkungan. Bahkan menurut data dari Food and Agriculture Organization of United Nations bahwa sepertiga makanan yang dihasilkan tidak berakhir di piring kita tetapi dibuang ke tempat sampah. Adanya sisa makanan yang dibuang oleh setiap masyarakat sebagai perilaku buruk dalam pola konsumsinya mempunyai dampak yang serius. Limbah makanan sisa yang berada di tempat pembuangan akhir dapat menghasilkan karbon dioksida dan metana. Indonesia sendiri seperti dilansir dari The Economist tahun 2016-2017 merupakan negara terbesar kedua setelah Arab Saudi yang menghasilkan food waste. Sekitar 13 juta ton makanan dibuang sia-sia setiap tahunnya. Atau rata-rata setiap orang di Indonesia membuang 300 kg makanan setiap tahun. Sungguh angka yang besar, jumlah makanan terbuang ini dapat memenuhi konsumsi bagi angka kelaparan di Indonesia yang mencapai 28 juta orang. Selama ini nyatanya masyarakat memiliki perilaku food waste tanpa pernah menyadarinya, sehingga permasalahan ini bergulir tanpa adanya penanganan serius. Kemudian yang perlu dilakukan adalah adanya food waste awareness baik bagi masyarakat ataupun pemerintah terkait untuk mengantisipasi pola keberlanjutan perilaku buruk ini. Yuk, mulai sekarang kita mulai ambil makanan secukupnya, sesuai yang bisa kita makan. dari berbagai sumber #KetahananPanganNTB #ZeroFoodWaste #NTBGemilang #NTBZeroWaste #NTBSejahteradanMandiri