Narmada, 3 Juli 2025 – Dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan serta sebagai langkah pengendalian inflasi, Badan Pangan Nasional melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini digelar pada Kamis, 3 Juli 2025, berlokasi di Halaman KUD Sadar, Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat.
Pelaksanaan GPM kali ini menjadi respon terhadap perkembangan harga beberapa komoditas pangan pokok, khususnya beras, yang mengalami kenaikan dalam beberapa minggu terakhir. Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan akses terhadap berbagai kebutuhan pangan pokok dengan harga terjangkau, antara lain beras, minyak goreng, telur ayam ras, gula pasir, tepung terigu, daging ayam, bawang merah, bawang putih, tomat, cabai rawit, cabai besar, serta kebutuhan rumah tangga lainnya.
Menariknya, pada pelaksanaan GPM ini, Bank Indonesia turut memberikan dukungan berupa potongan harga sebesar Rp10.000 bagi masyarakat yang berbelanja menggunakan metode pembayaran digital melalui QRIS. Program ini semakin mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital sekaligus meringankan pengeluaran mereka dalam memenuhi kebutuhan pangan.
Masyarakat Desa Dasan Tereng menyambut dengan antusias kegiatan GPM ini. Sejak pagi hari, warga telah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga di bawah harga pasar. Masyarakat juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Idul Adha, dan Maulid Nabi, di mana permintaan dan harga pangan cenderung meningkat.
Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB menegaskan komitmennya untuk terus menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah secara rutin dan menjangkau wilayah-wilayah dengan akses pasar yang terbatas. Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat dan upaya nyata pemerintah dalam menekan gejolak harga serta menjaga kestabilan inflasi di daerah.