Mataram, Selasa 15 Juli 2025 — Dalam rangka memastikan kelancaran penyaluran dan distribusi Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), **Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat** bersama **Tim Bulog NTB** melaksanakan kegiatan **Monitoring, Evaluasi, dan Sosialisasi** di sejumlah kios pengecer/mitra Bulog yang berada di kawasan **Pasar Pagesangan, Kota Mataram**.
Adapun kios yang menjadi lokasi kegiatan meliputi:
1. **Kios Mawar** – sebanyak 2 ton
2. **Kios H. Ridwan** – sebanyak 2 ton
3. **Kios Mawar** – sebanyak 2 ton
4. **Kios Bu Is** – sebanyak 2 ton
5. **Kios Pak Kardiana** – sebanyak 2 ton
6. **Kios Made Kosala** – sebanyak 500 kg
Dari hasil pemantauan, diketahui bahwa rata-rata harga eceran yang diterapkan di lapangan yaitu sebesar **Rp61.000 per 5 kg** atau **Rp12.200 per kg**, masih berada di bawah **Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium** sebesar **Rp12.500 per kg**.
Sebagai informasi, **Pasar Pagesangan** merupakan salah satu pasar yang menjadi titik pantau **Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas)**, sehingga pengawasan dan verifikasi terhadap penyaluran pangan strategis seperti beras SPHP menjadi perhatian utama.
Melalui kegiatan monitoring dan verifikasi ini, DKP NTB dan Bulog NTB berupaya memastikan bahwa **keberadaan kios-kios pengecer benar-benar sesuai prosedur**, serta menghindari berbagai potensi penyimpangan yang dapat mengganggu stabilitas harga dan pasokan pangan di masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Bulog dalam pengendalian inflasi serta menjaga ketersediaan pangan pokok bagi masyarakat NTB.