Mataram – Tim Perencana Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat menghadiri Rapat Pembahasan Rencana Strategis (Renstra) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Pertanian dan Perkebunan serta Dinas Ketahanan Pangan, bersama Tim Tenaga Ahli Gubernur, yang berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Provinsi NTB, Rabu, 29 Oktober 2025.
Dalam rapat tersebut, dibahas langkah-langkah strategis untuk menyesuaikan dokumen perencanaan daerah menyusul terbitnya Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru, di mana Dinas Pertanian dan Perkebunan serta Dinas Ketahanan Pangan akan bergabung menjadi satu entitas, yaitu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB.
Sebelumnya, masing-masing OPD telah menyusun dokumen Renstra secara terpisah. Namun, dengan adanya perubahan kelembagaan ini, kedua dokumen tersebut perlu diintegrasikan agar selaras dengan visi, misi, dan arah pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Provinsi NTB.
Berdasarkan hasil rapat, disepakati bahwa integrasi Renstra, Renja, dan RKA dari kedua dinas akan dilakukan dalam minggu ini, untuk kemudian dibahas kembali pada minggu depan bersama Tim Tenaga Ahli Gubernur dan Bappeda Provinsi NTB.
Langkah integratif ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarbidang serta memastikan sinkronisasi program strategis sektor pertanian dan ketahanan pangan dalam mendukung ketahanan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat NTB.