Mataram, Selasa, 25 November 2025 - Tim Program Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (DKP NTB) menghadiri Focus Group Discussion (FGD) “Praktik Baik Implementasi SAKIP” yang berlangsung selama dua hari, 24–25 November 2025, di Hotel Lombok Plaza, Mataram. Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis untuk mengadopsi dan mengimplementasikan praktik terbaik penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang telah berhasil diterapkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Provinsi Jawa Barat—dua provinsi yang meraih predikat SAKIP AA.
Pelaksanaan FGD ini menjadi ruang pembelajaran penting bagi DKP NTB dalam memperkuat akuntabilitas kinerja. Akuntabilitas kinerja merupakan upaya memastikan bahwa penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara efektif untuk memberikan pelayanan publik terbaik. Selain itu, akuntabilitas juga memastikan bahwa setiap aktivitas organisasi—mulai dari visi, misi, program, hingga kinerja pegawai—berjalan secara selaras dan terintegrasi.
Dalam pemaparannya, narasumber dari Provinsi DIY dan Provinsi Jawa Barat menegaskan beberapa poin kunci yang menjadi fondasi keberhasilan implementasi SAKIP, antara lain:
-
Komitmen kuat pimpinan daerah dan pimpinan OPD dalam mengawal seluruh tahapan mulai dari perencanaan pembangunan hingga evaluasi kinerja.
-
Integrasi sistem perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan melalui aplikasi yang terhubung dan mudah dimonitor.
-
Tindak lanjut Laporan Hasil Evaluasi (LHE) AKIP harus dilakukan secara menyeluruh dan holistik, bukan sekadar memenuhi rekomendasi teknis, tetapi juga perbaikan sistemik dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, DKP NTB berharap dapat memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, adaptif, dan berorientasi hasil, serta menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
— Selesai —