DKP NTB Gelar Koordinasi dan Bimtek Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (FSVA) 2025
Mataram, 6 Oktober 2025 — Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan Pertemuan Koordinasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas/FSVA) tingkat provinsi yang bertempat di Hotel Idoop Mataram.
Kegiatan ini diikuti oleh tujuh kabupaten/kota se-NTB dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Dr. H. Aidy Furqon, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa FSVA merupakan salah satu instrumen penting untuk mengidentifikasi wilayah rawan pangan, memetakan potensi daerah, serta merumuskan intervensi kebijakan yang tepat sasaran.
“Peta FSVA bukan sekadar dokumen, tetapi alat perencanaan berbasis data yang akan membantu pemerintah daerah dalam menurunkan angka kerawanan pangan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” ujar Kadis DKP NTB.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Bappeda Provinsi NTB dengan materi “Upaya dan Strategi Pengentasan Kemiskinan dan Ketimpangan”, serta narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Dukcapil (DPMPD Dukcapil) yang membawakan materi “Optimalisasi Pemanfaatan Dana Desa untuk Pembangunan Ketahanan Pangan.”
Melalui pertemuan ini, diharapkan seluruh pemerintah kabupaten/kota dapat menyusun dokumen Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (FSVA) secara komprehensif dan melaporkannya kepada Bupati/Walikota sebagai dasar perencanaan program dan kebijakan penanganan kerawanan pangan di daerah.
Dengan tersusunnya peta FSVA secara baik dan akurat, NTB diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.