Lombok Utara, 26 November 2025. Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB kembali menggelar edukasi pangan sehat melalui kegiatan Sosialisasi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) sekaligus Gerakan Stop Boros Pangan di SMA Negeri 1 Tanjung.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun pola konsumsi sehat dan bijak sejak usia remaja. Ia menyampaikan bahwa generasi muda harus dibekali pemahaman tentang gizi seimbang sekaligus diajak berperan aktif dalam mengurangi pemborosan pangan.
“Selain makan sehat dengan pola B2SA, kita juga harus mulai membiasakan diri untuk tidak boros makanan. Ambil secukupnya, habiskan tanpa sisa. Ini bukan hanya soal etika, tetapi juga bagian dari menjaga ketahanan pangan daerah dan keberlanjutan lingkungan,” tegas Dr. Aidy Furqan.
Sosialisasi B2SA dan Gerakan Stop Boros Pangan ini diikuti ratusan siswa dan guru. Para peserta mendapatkan materi tentang pentingnya gizi seimbang, cara memilih pangan aman dan higienis, serta edukasi mengenai dampak pemborosan pangan terhadap lingkungan, ekonomi rumah tangga, dan ketahanan pangan daerah.
Selain penyampaian materi, siswa juga diajak berdiskusi interaktif dan diberikan contoh penerapan sederhana di sekolah, seperti membiasakan mengkonsumsi makanan yang sehat, memilih porsi makan secara bijak, dan menghindari membuang makanan yang masih layak konsumsi.
Kepala SMA Negeri 1 Tanjung menyambut baik kegiatan ini dan berharap siswa dapat menjadi teladan dalam mengampanyekan pola konsumsi sehat dan perilaku anti-boros pangan, baik di sekolah maupun di rumah.
Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB berharap lahirnya generasi muda yang tidak hanya sehat secara gizi, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga keberlanjutan pangan dan lingkungan melalui kebiasaan makan yang bijak.