**NARASI RESMI** **Mataram, 04 Juni 2024** Selasa, 04 Juni 2024, Dinas Ketahanan Pangan NTB, melaksanakan kegiatan B2SA Goes To School yang terakhir (10), di Pondok Pesantren Darus Shomad Baitul Quro Wal Huffazh, Desa Kerongkong, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB yang diwakili oleh Kabid Diversifikasi dan Keamanan Pangan beserta jajarannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Timur beserta jajarannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur, serta Pimpinan Pondok Pesantren beserta para guru dan murid-murid SD Pondok Pesantren Baitul Quro Wal Huffazh. Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Pesantren Baitul Quro Wal Huffazh menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas penyelenggaraan kegiatan tersebut di sekolah mereka. Beliau juga menyatakan bahwa pesantren tersebut sering menghasilkan para santri dan hafizh yang berprestasi hingga ke tingkat nasional dan internasional. Oleh karena itu, beliau berharap bahwa kegiatan ini akan dapat meningkatkan pengetahuan para siswa/i yang menuntut ilmu di lingkungan pondok pesantren tersebut terkait dengan B2SA, serta dapat diterapkan dan dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari guna mendapatkan asupan gizi yang beragam, seimbang, dan aman untuk dikonsumsi. Selanjutnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB yang diwakili oleh Kabid Diversifikasi dan Keamanan Pangan, dalam sambutannya sekaligus membuka acara tersebut, menyatakan bahwa pangan B2SA merupakan komponen dasar dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, perlu disosialisasikan dan diperkenalkan kepada masyarakat sejak dini, terutama kepada para peserta didik, sehingga dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap pangan B2SA dan menerapkannya dalam konsumsi pangan sehari-hari guna terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan produktif. Kegiatan sosialisasi ini dirangkaikan dengan pembagian paket makanan B2SA, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan tentang makanan B2SA oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur. Selain itu, untuk lebih membangkitkan semangat belajar siswa/i Pondok Pesantren Baitul Quro Wal Huffazh, dilaksanakan sosialisasi dalam bentuk edugames yang terkait dengan Pangan B2SA. Dengan adanya berbagai kegiatan tersebut, diharapkan akan dapat menambah ilmu pengetahuan dan wawasan siswa/i dalam memahami pentingnya menjaga dan menerapkan pola konsumsi pangan B2SA dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini guna terwujudnya generasi muda yang sehat dan berkualitas baik jasmani maupun rohaninya sebagai modal dasar dalam meneruskan estafet kepemimpinan bangsa di masa yang akan datang.