Welcome to DISKAPANG NTB Official Website

0370-623935

Berita

Dari Pangan Murah hingga Sayur Gratis, Warga Antusias Sambut GPM di Darmaji Lombok Tengah

Dari Pangan Murah hingga Sayur Gratis, Warga Antusias Sambut GPM di Darmaji Lombok Tengah
Mataram, Selasa 28 Oktober 2025 - Dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Desa Darmaji, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah.
 
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memastikan akses pangan yang terjangkau dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.
 
Sejak pagi, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Warga Desa Darmaji dan sekitarnya berbondong-bondong datang untuk memperoleh berbagai bahan pangan dengan harga di bawah pasar, seperti beras, minyak goreng, gula, telur, bawang merah, cabai, dan sayuran segar.
 
Menariknya, pada kegiatan GPM kali ini juga dilaksanakan pembagian sayuran gratis kepada masyarakat serta pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan tenaga medis setempat. Upaya ini merupakan wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus ketahanan kesehatan keluarga.
 
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya momentum menjaga stabilitas harga, tetapi juga bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama di saat daya beli masyarakat perlu terus diperkuat.
 
“Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya membantu menekan harga, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin bijak dalam memilih pangan yang bergizi, aman, dan terjangkau,” ujarnya.
 
Pelaksanaan GPM kali ini juga menjadi bagian dari semangat Hari Sumpah Pemuda 2025, dengan pesan bahwa generasi muda harus ikut berperan aktif dalam mendukung kemandirian dan kedaulatan pangan daerah.
 
Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha pangan, serta masyarakat, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai gerakan bersama menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan rakyat NTB.