Bawang Putih dengan nama latin Alium Sativum merupakan umbi yang termasuk dalam famili Liliaceae. Bawang putih memiliki rasa yang khas dan merupakan bumbu yang sangat penting pada masakan. Bukan hanya menjadi aspek penting untuk cita rasa masakan, bawang putih juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Apa saja khasiatnya? yuk simak info berikut : Menurunkan Kolesterol Mengendalikan Tekanan Darah Menyehatkan Jantung Menurunkan risiko kanker Menjaga kesehatan otak Mengatasi Jerawat Memperkuat Tulang Melawan radang, pilek dan batuk Mengatasi rambut rontok Apalagi cara membudidayakannya pun mudah, sobat pangan dapat menanam sendiri di rumah. penasaran? yuk simak info berikut : Siapkan satu bonggol bawang putih sebagai bibit Tanam bawang putih dengan jarak 4 inci dan kedalaman 2 inci. Letakkan bawang putih dengan bagian akar menghadap kebawah dan bagian runcing menghadap ke atas Perhatikan musim tanam, sebaiknya tanam di Bulan Februari atau Maret sebab bawang yang ditanam pada musim tersebut memiliki ukuran yang lebih besar dan rasa yang lebih kuat Merawat bawang putih dengan mencukupi kebutuhan air dengan perode yang tepat, yakni setiap 3-4 hari tergantung cuaca. serta saat bawang putih sudah mulai muncul akar bunga, maka bisa dipotong, agar umbi bisa tumbuh besar Pemberian pupuk bisa menggunakan jenis pupuk organik maupun non-organik. pemberian pupuk organik dengan dosis masing-masing 10-20 ton/ha dan 30 ton/ha. sedangkan pupuk nitrogen digunakan 3 kali, yakni saat tanam, pembentukan tunas dan pembentukan umbi. Dosisi pupuk non organik adalah 200 kg Na, 180 Kg P2O5, 60 Kg K2O dan 142 Kg S per Ha. Rata-rata waktu yang dibutuhkan dari awal tumbuh hingga masa panen sekitar 90-120 hari. Bawang Putih yang siap panen akan memberikan tanda daun yang menguning dan mulai mati. Setelah panen, ikat sebanyak 20-30 rumpun per ikat, lalu jemur hingga batangnya kering sekitar 15 hari (adm)