Logo
images

KEPALA DINAS KETAHANAN PANGAN NTB MENGHADIRI RAKOR TINDAK LANJUT GEJOLAK HARGA JAGUNG DI NTB

Senin, 13 Mei 2024 -, Dalam upaya menanggapi gejolak harga jagung yang terjadi saat ini, Pemerintah Provinsi NTB mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan dinas dan instansi terkait pada Senin, 13 Mei 2024. Rapat ini bertujuan untuk membahas dan menyikapi permasalahan harga jagung yang fluktuatif. Rapat tersebut dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. NTB, serta dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB, Pimpinan Wilayah Bulog NTB, Kepala Dinas Perdagangan NTB, dan Kepala Dinas Pertanian NTB yang diwakili oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan.

Menurut laporan lapangan dari Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu, terdapat peningkatan produksi jagung karena penanaman dilakukan di luar area eksisting. Data dari Dinas Pertanian NTB menunjukkan produksi jagung pada tahun 2023 sebesar 1.281.000 ton, sementara hingga April 2024 telah mencapai 695.500 ton. Panen diperkirakan berlangsung hingga Juli 2024, yang berpotensi menyebabkan oversuplai dan harga yang rendah. Selain itu, saat ini terjadi panen bersamaan di Pulau Jawa, dengan harga jagung di kisaran Rp4.400 hingga Rp4.600 per kg, sehingga peternak layer masih fokus membeli dari Jawa.

Kondisi gudang offtaker di Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu yang sudah hampir penuh juga membatasi kemampuan untuk menyerap jagung dari petani. Solusi yang diusulkan adalah mempercepat proses distribusi jagung ke luar wilayah, namun ini menghadapi beberapa tantangan. Tantangan tersebut meliputi sistem transportasi di pelabuhan yang tersendat, kapal besar yang tidak bisa bersandar, kenaikan biaya ekspedisi, ketidakmampuan petani mendistribusikan jagung secara mandiri, dan keterbatasan jumlah gudang di Pulau Sumbawa.

Sebagai rencana tindak lanjut, Perum BULOG akan melakukan penyerapan jagung dari petani di Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Sumbawa, dengan penyerapan hingga saat ini mencapai 8.200 ton jagung. Selain itu, Perum BULOG akan menambah jumlah sewa gudang, yakni sewa gudang di Kabupaten Dompu dengan kapasitas 14.000 ton milik PT. Seger, dan sewa gudang di Kabupaten Sumbawa dengan kapasitas 24.000 ton. Dengan langkah-langkah yang telah direncanakan ini, diharapkan gejolak harga jagung dapat diatasi, dan kesejahteraan petani jagung di Provinsi NTB dapat ditingkatkan.


TAG

Dipost Oleh Humas Ketahanan Pangan NTB

Humas Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB

Tinggalkan Komentar