Logo
images

DINAS KETAHANAN PANGAN NTB MENGHADIRI FGD PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KEAMANAN PANGAN DALAM PRODUKSI PANGAN

Mataram, 15 Mei 2024 - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BKPN) RI telah menyelenggarakan Forum Grup Diskusi (FGD) terkait penerapan sistem manajemen keamanan pangan dalam produksi pangan oleh pelaku usaha jasa boga (katering) di Ruang Rapat Anggrek, Kantor Gubernur NTB. Acara ini dipimpin oleh Pj. Gubernur NTB yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi NTB, bersama Kepala BKPN dan moderator dari Kemenko Marves.

Turut hadir sebagai narasumber dalam acara ini adalah pejabat yang menangani sertifikasi dari Sucofindo, pejabat yang menangani sertifikat halal dari Kementerian Agama RI, pejabat dari Kementerian Investasi RI, serta para Kepala OPD terkait lingkup Pemerintah Provinsi NTB atau pejabat yang mewakili.

Dalam kegiatan ini, berbagai aspek terkait tata cara pengurusan investasi di bidang jasa boga (katering), pengawasan keamanan pangan, serta pengurusan dokumen sertifikat halal dan sertifikat penunjang lainnya dalam kegiatan usaha di bidang tata boga dibahas secara komprehensif. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap pelaku usaha jasa boga dapat memberikan jaminan keamanan dan kualitas pangan yang tinggi kepada konsumen.

Selain itu, dalam FGD ini juga ditekankan pentingnya mulai membiasakan diri mengonsumsi beragam makanan olahan berbahan sumber daya lokal non beras (B2SA). Langkah ini dianggap krusial guna mengantisipasi semakin sempitnya lahan pertanian dan meningkatnya jumlah penduduk di masa yang akan datang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, melalui perwakilannya Kepala Bidang Diversifikasi dan Keamanan Pangan SAHRIRROHMAN, S.Sos., M.AP menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Menurutnya, penerapan sistem manajemen keamanan pangan yang baik dan benar merupakan langkah strategis untuk melindungi konsumen serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan kualitas produk pangan.

Acara ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pelaku usaha jasa boga mengenai pentingnya penerapan sistem manajemen keamanan pangan dan diversifikasi konsumsi pangan berbahan lokal. Dengan demikian, diharapkan sektor jasa boga di Provinsi NTB dapat berkembang lebih baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.


TAG

Dipost Oleh Humas Ketahanan Pangan NTB

Humas Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB

Tinggalkan Komentar